Suwa Nusantara|Aceh Selatan – Di tengah polemik layanan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang belakangan memicu keresahan masyarakat, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengambil langkah tegas.
Ia meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas di wilayahnya untuk mengutamakan penanganan medis pasien tanpa terhambat persoalan administrasi.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.
Muhammad Habibul Adzkia menilai langkah Bupati Aceh Selatan merupakan bentuk kepemimpinan yang humanis dan responsif terhadap kondisi masyarakat saat ini.
“Instruksi Bupati Aceh Selatan agar fasilitas kesehatan mendahulukan keselamatan pasien sebelum mempersoalkan administrasi adalah langkah yang sangat tepat dan berpihak kepada rakyat,” kata Habibul dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, persoalan JKA yang berkembang saat ini mulai dari validasi data desil, perubahan skema kepesertaan, hingga kendala administrasi telah menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
“Jangan sampai masyarakat yang sedang sakit justru menjadi korban akibat persoalan pendataan atau administrasi. Keselamatan dan pelayanan kepada pasien harus menjadi prioritas utama,” pungkas habib.
Habibul juga mengapresiasi imbauan Mirwan MS kepada tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, hingga petugas pelayanan agar tidak mempersulit warga yang datang berobat, terutama pasien dalam kondisi darurat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, ramah, dan berkeadilan merupakan bentuk nyata pelayanan publik yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.
Ia berharap komitmen tersebut dapat dijalankan secara konsisten oleh seluruh fasilitas kesehatan di Aceh Selatan sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam menjamin hak kesehatan mereka.
“Semoga berbagai persoalan terkait JKA dapat segera diselesaikan secara menyeluruh agar masyarakat kembali memperoleh kepastian dan kenyamanan dalam mengakses layanan kesehatan,” tutupnya.












